5 Mitos Marketing Online yang harus dilupakan

Marketing Online

Jasa Seo Terpercaya Dalam menjalankan bisnis, bidang pemasaran memang menjadi sesuatu yang penting untuk diterapkan dengan baik. Salah satu teknik pemasaran yang saat ini sangat populer di kalangan pelaku bisnis adalah pemasaran online. Potensi besar di dunia online adalah alasan banyak pelaku bisnis yang kemudian menerapkan pemasaran online. Mereka menganggap bahwa pemasaran di dunia online mudah dijalankan dan efektif. Namun sayangnya, tidak semua asumsi yang diyakini oleh para pelaku bisnis tentang pemasaran online adalah benar. Alasannya, apa yang mereka yakini sejauh ini ternyata hanya mitos. Sekarang di sini ada beberapa mitos dalam pemasaran online yang tidak terbukti, diantaranya adalah :

Mitos 1: Situs Web Pengunjung Cukup Membuat Pemasaran Online Sukses

Mitos pertama dalam pemasaran online yang seharusnya Anda tinggalkan adalah bahwa untuk sukses, jumlah pengunjung situs web akan menjadi sangat penting. Pengunjung atau pengunjung situs web tidak berarti Anda akan mendapatkan pembeli. Tetapi pengunjung hanyalah orang-orang yang datang untuk mengunjungi situs web Anda, tetapi mereka tidak harus melakukan pembelian. Jadi bukan pengunjung situs web yang menentukan kesuksesan pemasaran online Anda, tetapi bagaimana Anda dapat mengubahnya menjadi calon pelanggan atau calon pembeli.

Mitos 2: Pemasaran Online Mudah menarik konsumen

Tidak sedikit pebisnis yang juga meyakini bahwa pemasaran online akan lebih mudah menarik minat pembeli daripada pemasaran offline. Tumbuhnya pangsa pasar di dunia online adalah alasan mengapa mitos ini terus berkembang. Namun melihat tingkat persaingan di dunia online yang begitu ketat, maka itu akan membuat pemasaran online tidak semudah yang dibayangkan untuk bisa mendapatkan pembeli. Jumlah pebisnis yang juga berusaha mendapatkan pangsa pasar di dunia online adalah alasan mengapa pemasaran online telah menjadi bidang yang sulit. Agar pemasaran online berhasil seperti yang diharapkan, diperlukan lebih banyak upaya dan juga strategi yang tepat.

Mitos 3: Pemasaran Online Mudah dijalankan

Selanjutnya, mitos pemasaran online yang salah dan yang harus ditinggalkan oleh para pebisnis adalah kemudahan untuk melakukannya. Memang, pada pandangan pertama, pemasaran online sangat mudah dijalankan. Ini karena mereka yang menjalankannya hanya perlu duduk manis di depan laptop dan menjalankan pemasaran. Tetapi jika Anda ingin melihat lebih dalam, maka pemasaran online tidak semudah yang dibayangkan. Karena untuk menjalankannya, Anda perlu membuat konten yang bagus. Dan menciptakan pemasaran konten online yang bagus membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Sebagai contoh, Anda akan menggunakan konten pemasaran online dalam bentuk video. Maka Anda harus mencoba membuat video terbaik dan menarik. Begitu juga untuk konten lain seperti gambar dan tulisan.

Mitos 4: Pemasaran Online Paling Berkualitas Ada di Media Sosial

Dengan meningkatnya jumlah pengguna media sosial, muncul mitos bahwa pemasaran online hanya efektif di media sosial. Dari sini memang benar bahwa ada banyak pelaku bisnis yang kemudian menggunakan media sosial sebagai strategi dalam pemasaran online mereka. Pilihan untuk menggunakan iklan di media sosial semakin membuat pelaku bisnis lebih percaya diri dengan penggunaan media sosial. Tetapi apakah benar media sosial adalah strategi yang tepat? Tentu saja gagasan media sosial yang efektif sebagai strategi pemasaran online bukanlah hal yang benar. Karena efektivitas pemasaran online juga dapat ditemukan dalam strategi lain seperti situs web, email, dan lain-lain.

Mitos 5: Strategi “X” yang Berhasil untuk Perusahaan Tertentu Juga Akan Berlaku untuk Perusahaan Lain

mitos pemasaran online yang tidak lagi valid dan yang harus ditinggalkan oleh pebisnis adalah bahwa keberhasilan strategi “X” di perusahaan akan berlaku untuk perusahaan lain. Perbedaan model bisnis dan target pasar tentu menjadi salah satu alasan mengapa mitos ini keliru. Karena itu Anda yang ingin berhasil menjalankan pemasaran online tidak boleh mengikuti tren penerapan strategi pemasaran. Alih-alih bergabung, Anda sebagai pebisnis harus lebih jeli melihat keadaan pasar dan menyesuaikannya dengan karakter bisnis Anda. Dengan menyesuaikan kondisi pasar dan karakter bisnis ini, Anda akan dapat menentukan strategi pemasaran online yang paling efektif dan mampu dijalankan.